Free Porn
Home Berita

Bersinar Pada Laga Final FA Cup, Mainoo Dan Garnacho Harus Hindari Star Syndrome!

0

Debatbola.com – Final FA Cup telah menjadi pemantik api dalam melambungkan dua pemain muda milik Manchester United, Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo. Performa yang cemerlang dalam laga tersebut membuat banyak pihak meminta agar keduanya tetap rendah hati dan tidak besar kepala atas peningkatan performa saat ini.

Final FA Cup 2024 menjadi akhir kisah yang bahagia untuk MU sebab performa yang inkonsisten sepanjang musim ini menjadikan tahun terburuk bagi Manchester United dalam kompetisi Premier League sepanjang masa. trofi Piala FA Cup berhasil diraih usai memenangi derbi Manchester kontra Manchester City dengan skor 2-1.

Meski di atas kertas Manchester City lebih diunggulkan, tim asuhan Erik ten Hag justru tampil memukau dan berhasil memenagi laga melalui gol Garnacho di menit ke-30 serta Kobbie Mainoo di menit ke-39. Manchester City hanya mampu mencetak sebuah gol melalui Jeremy Doku di menit ke-87.

Garnacho berhasil promosi ke dalam tim utama MU pada musim kompetisi 2022/2023 lalu dan mulai menunjukkan performa terbaik pada musim ini. Hal tersebut membuat Garnacho selalu menjadi starter di setiap pertandingan Manchester United.

Di sisi lain, Kobbie Mainoo baru masuk ke dalam tim utama pada musim kompetisi 2023/2024 ini. Mainoo yang masih berusia belia, langsung mendapatkan tempat dalam skuad utama asuhan Erik ten Hag, menggusur pemain senior lainnya seperti Scott McTominay dan Christian Eriksen.

“Mereka memang pantas mendapatkannya,” kata Lisandro Martinez.

“Kita harus menunjukkan pada mereka bagaimana mereka cara mengatasinya, sebab akan sulit untuk mereka, mengingat usianya yang masih muda. Mereka telah menjadi terkenal. Kami harus memberikan pengajaran pada mereka, bagaimana hal yang sebaiknya dilakukan,” ucap Lisandro.

“Sekarang pintunya telah terbuka dan kami harus belajar dan kami harus percaya dari musim ini,” ungkap Lisandro.

“Kami harus percaya diri seperti hari ini. Sepak bola tentang mental dan emosi. Kita perlu memercayai hal itu, dan kami harus bermimpi besar dan menatap fokus ke depan,” tutup Lisandro.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version