Bermain Solid, Ini 3 Striker Terbuas di EURO 2020

0
147
Bermain Solid, Ini 3 Striker Terbuas di EURO 2020

Debatbola.com – Pertandingan EURO 2020 di babak grup lalu, menghadirkan catatan gol-gol bagi para striker masing-masing tim. Dimana masing-masing gol punya andil untuk membuat timnya bisa melaju ke babak selanjutnya.

Para striker sukses membantu tim untuk menambah keunggulan atau bahkan membuat timnya bisa tampil sebagai pemenang. Namun siapa sajakah penyerang yang tampil impresif dan gacor selama fase grup? Berikut ulasannya:

Cristiano Ronaldo

Walaupun usianya sudah berada di angka 36 tahun dan berada di usia senja, mega bintang yang membela tanah kelahirannya, Portugal ini masih menjadi pilihan pertama sang pelatih, Fernando Santos di lini serang.

Bahkan posisi ujung tombak dan ban kapten tim melekat pada penyerang Juventus ini. Hal itu berkat torehan impresifnya selama membela Bianconeri di gelaran Serie A di musim inil. Dimana mantan punggawa Real Madrid itu sukses mencetak 29 gol dan menjadi top skor liga Italia.

Sementara itu di turnamen EURO 2020, sang mega bintang tersebut kembali lagi membuktikan tajinya. Hingga pertandingan terakhir babak grup, dirinya berada di daftar teratas pencetak gol terbanyak dengan 5 gol.

Gol-gol tersebut dilesatkan oleh sang mega bintang ke gawang Hungaria, Jerman dan Prancis. Masing-masing dua gol darinya disarangkan ke gawang Hungaria dan Prancis. Sementara satu gol ke gawang Hugo Lloris.

Nama Cristiano Ronaldo juga masuk dalam daftar pencetak gol sepanjang masa gelaran internasional. Sebelumnya mantan pemain timnas Iran, Ali Daei berada di urutan pertama dengan torehan 109 gol. Namun rekor tersebut sudah disamai oleh kapten Selecao das Quinas itu.

Peluangnya untuk semakin meninggalkan Ali Daei pun terbuka lebar, lantaran dirinya bersama Portugal lolos ke babak 16 besar. Dimana mereka akan bertemu lawan kuat, Belgia yang juga tampil garang di babak grup.

Patrik Schick

Nama kedua yang menjadi striker dengan penampilan terimpresif adalah striker haus gol milik timnas Ceko, Patrik Schick. Striker berusia 25 tahun ini telah berhasil mencatatkan namanya tiga kali di papan skor.

Timnya sendiri juga berhasil lolos ke babak 16 besar setelah menjadi salah satu tim peringkat tiga terbaik di babak grup. Tim yang berjuluk The Locomotive itu tergabung di grup D bersama dua lawan kuat, Kroasia dan Inggris. Serta satu lawan lagi yaitu Skotlandia.

Dalam tiga laga, Patrik Schick sukses menjadi pahlawan negaranya ketika bertemu Skotlandia dan Kroasia. Di laga melawan tuan rumah, Skotlandia, striker Bayer Leverkusen itu mencetak dua gol langsung. Dimana satu golnya dilesatkan dari hampir tengah lapangan.

Sementara ketika berhadapan dengan runner up Piala Dunia 2018 silam, Patrik Schick sukses membuat gol pembuka di laga itu. Gol dari titik putih menjadikannya masuk ke dalam daftar pencetak gol terbanyak dan mengisi posisi runner up.

Romelu Lukaku

Nama striker terakhir yang tak kalah hebatnya dari dua nama di atas adalah stiker milik Inter Milan, Romelu Lukaku. Penyerang berusia 28 tahun ini sama dengan Patrik Schick yakni sukses mencetak tiga gol.

Kesuksesannya selama membela Inter Milan dalam musim ini disinyalir menjadi alasan utama Roberto Martinez memanggilnya ke Timnas Belgia. Di akhir musim, gelar Scudetto pun sukses diraihnya bersama Nerazzurri.

Timnas Belgia yang dibelanya masuk dalam grup B bersama dua tim Skandinavia, Denmark dan Finlandia. Kemudian ada nama negara tetangga Finlandia, Rusia yang tampil menjadi juru kunci grup tersebut.

Selalu diturunkan selama tiga laga oleh Roberto Martinez, mantan punggawa Manchester United itu menjadi mesin gol timnya. Berkat kontribusi Lukaku, timnas Belgia berhasil melaju ke fase 16 besar EURO 2020 dan akan berhadapan dengan Portugal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here