Berkenalan Dengan Kosei Tani, Kiper Timnas Jepang Olimpiade

0

Debatbola.comTimnas Jepang telah dipastikan gugur dari kesempatan meraih medali emas ataupun perak. Sebab tim Samurai Biru kalah pada laga semifinal melawan Spanyol dengan hasil akhir 0-1. Berkat hasil tersebut pun tim asuhan pelatih Hajime Moriyasu harus puas untuk memperebutkan medali perunggu saja.

Rekor Timnas Jepang

Mereka tidak langsung mendapatkan medali tersebut, namun harus melawan Meksiko yang juga kalah pada partai semifinal menghadapi Brasil. Kedua tim yang pernah bertemu di babak grup ini bakalan saling adu kekuatan. Pasalnya siapa yang kalah tidak akan mendapatkan medali apa-apa.

Berbicara mengenai rekor timnas Jepang memang tidak buruk-buruk sekali. Bahkan tim tuan rumah ini berhasil keluar sebagai juara grup A dengan total poin sempurna dari tiga laga yang dijalaninya. Tim yang terkenal dengan sebutan Samurai Biru ini juga berhasil lolos dengan hanya mengalami satu gol kebobolan.

Dimana gol tersebut didapatkan ketika mereka bertemu Meksiko di pertandingan kedua babak grup A. Setelah memimpin dua kali berkat gol dari Takefusa Kubo dan Ritsu Doan, timnas Jepang akhirnya kebobolan berkat gol Roberto Alvarado.

Pujian kepada pertahanan tim semakin terdengar keras ketika tim tuan rumah berhasil menjungkalkan Prancis di pertandingan ketiga. Penyerang haus gol mereka, Andre Pierre Gignac yang telah mengemas 4 gol tidak mampu berbuat apa-apa.

Hasilnya Les Bleus kalah telak 4-0 oleh timnas Jepang di laga tersebut. Pertahanan yang diperkuat oleh Takehiro Tomiyasu dan Maya Yoshida semakin kuat, setelah diperkuat oleh kiper tim, Kosei Tani yang tampil sangat apik di bawah mistar gawang timnya.

Profil Kosei Tani

Kosei Tani saat ini bermain untuk klub yang bermain di kasta tertinggi persepakbolaan Jepang, Shonan Bellmare. Dirinya dipinjamkan dari klub induknya, Gamba Osaka sejak Februari 2020 silam agar mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Klubnya musim lalu itu sebenarnya tampil kurang impresif selama musim lalu dan menempati posisi juru kunci. Namun karena pandemi Covid-19, pihak penyelenggara membuat kebijakan tidak adanya klub yang degradasi. Alhasil dua klub terbawah yaitu Vegalta dan Shonan Bellmare sendiri tidak harus turun kasta ke J2 League.

Sementara itu kiper berusia 20 tahun ini bermain sebagai starter pada musim lalu dengan tampil sebanyak 25 kali. Pelatih tim, Bin Ukishima mempercayakannya gawang tim lantaran kualitasnya yang sangat baik di usianya yang baru 20 tahun.

Penjaga gawang kelahiran Prefektur Osaka ini sukses membuat 6 catatan clean sheet pada musim lalu. Namun jumlah kebobolannya sangat berselisih jauh dari catatan clean sheet tersebut yaitu berjumlah 36 kali.

Media olahraga inter303 menlansirkan kontrak sang kiper bersama Shonan Bellmare akan berakhir di awal tahun depan. Hingga musim saat ini bergulir Kosei Tani masih mendapatkan kepercayaan mengawal gawang timnya. Bahkan sebelum turun lapangan di gelaran Olimpiade, Kosei Tani sudah menjalani 19 pertandingan.

Jumlah catatan clean sheetnya pun telah bertambah menjadi 7 pada musim yang masih terus berjalan ini. Dengan jumlah kebobolannya berada di angka 22, timnya, Shonan Bellmore kini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara J1 League. Koleksi poin 21 dari total 22 pertandingan yang dijalani oleh klub asal teluk Sagami ini.

Kepiawaiannya dalam mengawal gawang timnas Jepang pada Olimpiade ini akan membuatnya menjadi andalan Gamba Osaka. Diprediksi setelah masa peminjamannya habis maka klub induknya akan menyambutnya dengan optimis. Tak heran apabila di musim depan, Kosei Tani mampu menggeser kiper veteran Gamba Osaka, Masaaki Higashiguchi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version