Berkat UEFA, Real Madrid Capai Kesepakatan Dengan Vinicius Tobias

0
52

Debatbola.com – Sejak beberapa waktu lalu, Real Madrid memang mengincar Wonderkid gratisan dari Ukraina bernama Vinicius Tobias. Real Madrid bahkan bersaing dengan Atletico Madrid dalam perebutan Wonderkid yang berposisi sebagai full back tersebut. Karir Tobias di Shakhtar Donetsk terhenti karena perang dan pindah klub negara lain adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan karirnya.

Sebenarnya, bursa transfer masih akan dibuka dalam beberapa bulan lagi, namun Real Madrid berhasil memboyong Vinicius Tobias di tengah-tengah musim. Transfer tersebut bisa terwujud berkat aturan dari UEFA yang sangat membantu Real Madrid. Kabarnya El Real sudah mencapai kesepakatan untuk segera memboyongnya.

Telah Capai Kesepakatan

Bursa transfer belum dibuka namun Real Madrid telah berhasil merampungkan kesepakatan dengan bek muda milik Shakhtar Donetsk, Vinicius Tobias. Pemain berusia 18 tahun tersebut sudah menjadi incaran Real Madrid sejak beberapa waktu lalu. Real Madrid memang tengah membutuhkan bek muda yang bisa digunakan untuk peremajaan di sektor kanan.

Real Madrid akan menggunakan pemain berusia 18 tahun tersebut sebagai pelapis Carvajal di sektor kanan. Meskipun belum pernah bermain untuk Shakhtar Donetsk, Real Madrid sudah sangat mengetahui kemampuan dari Tobias. Bukan hanya ahli di pertahanan sektor kanan, Vinicius Tobias bisa diposisikan lebih ke tengah dan bahkan bisa menjadi penyerang sayap.

Berdasarkan kabar yang beredar, saat ini Real Madrid merekrut Vinicius Tobias dengan status pinjaman hingga akhir Juni 2022. Namun Real Madrid bisa mulai mempermanenkannya di penghujung musim nanti. Kabarnya, Real Madrid hanya membutuhkan dana sebesar 18 juta Euro untuk bisa mempermanenkannya.

Manfaatkan Keputusan UEFA

Aturan khusus yang ditetapkan oleh UEFA rupanya membawa keuntungan untuk Real Madrid yang berhasil merekrut satu pemain. Tambahan amunisi tersebut bahkan bisa diboyong meskipun bursa transfer belum dibuka. Setelah beberapa waktu melakukan negosiasi, akhirnya Real Madrid telah resmi mencapai kesepakatan dengan Vinicius Tobias, sang fullback yang masih belia.

UEFA memberikan peraturan khusus pada pemain sepak bola dari Ukraina dan juga Rusia yang terdampak perang. Keputusan tersebut diambil demi bisa meringankan beban para pemain sepak bola yang karirnya terhenti sementara karena perang. UEFA mengijinkan para pemain yang berasal dari dua negara itu untuk pindah klub di lain negara.

Para pemain yang akan pindah harus menyelesaikan kesepakatan dengan klub barunya paling lambat tanggal 1 April kemarin. Real Madrid sendiri telah berhasil menyelesaikan kesepakatan dengan Vinicius Tobias tepat waktu. Namun, pemain tersebut hanya boleh didaftarkan dan dimainkan dalam kompetisi yang berada dibawah induk Sepak Bola Benua Eropa.

Aturan tersebut bukan hanya membuat Real Madrid bisa memperoleh amunisi baru, namun juga menyelamatkan karir Vinicius Tobias yang mandek di Shakhtar Donetsk. Untuk sementara, pemain berusia 18 tahun tersebut akan ditempatkan di akademi terlebih dahulu. Kemungkinan Tobias baru dipanggil ke Tim Senior Ketika Real Madrid melakoni laga di Liga Champions.

Batal Pulangkan Achraf Hakimi

Sebelumnya, Real Madrid berniat memulangkan Achraf Hakimi untuk menjadi pengisi sektor kanan yang tengah kekurangan pemain. Pasalnya sektor tersebut hanya memiliki Carvajal sebagai bek kanan murni, sedangkan Lucas Vazquez sejatinya merupakan seorang winger. Namun karena beberapa kendala, Real Madrid membatalkan rencana pemulangan tersebut.

Merekrut Achraf Hakimi yang berstatus bek kanan terbaik di dunia dipastikan akan memakai biaya yang tidak sedikit. Belum lagi pemain asal Maroko tersebut baru saja menjalin kesepakatan dengan PSG. Real Madrid setidaknya harus membayar 60 juta euro untuk bisa memulangkannya dari kota Paris.

Kini Real Madrid tidak perlu mendatangkan Hakimi karena sudah ada Vinicius Tobias. Mengharapkan Tobias untuk bisa langsung menembus starting XI memang terlalu awal karena usianya masih muda. Namun jika melihat dari Vinicius Junior dan Rodrygo Goes yang masuk tim senior di usia tersebut, Tobias kemungkinan bisa melakukan hal yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here