Benarkah Mundurnya Liga 1 Akan Menguntungkan Klub Yang Minim Persiapan?

0
265

Debatbola.com – Drama dan dinamika dari kompetisi tertinggi di Tanah Air ini nampaknya tak segera menemui jalan sepakat. Pasalnya kompetisi Liga 1 yang kabarnya akan dihelat pertengahan Juli mendatang ternyata diundur kembali dan masih belum menemui kejelasan.

Kemunduran kompetisi Liga 1 tentunya disebabkan oleh melonjaknya kasus Covid-19 yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan lonjakan dahsyat. Sehingga, pihak penyelenggara Liga 1 tak mau ambil resiko dan memilih untuk mengundurkan jadwal demi kepentingan masyarakat Tanah Air. Perlu diketahui juga banyak sekali yang berpendapat bahwa mundurnya jadwal Liga 1 ini adalah keputusan yang paling tepat.

Namun tak sedikit pula kalangan umum yang cukup kecewa karena hiburan yang selama ini ditunggu ternyata kembali ditunda. Praktis hal tersebut sempat membuat banyak masyarakat geram dan berbagai kritikan dilontarkan ke pihak penyelenggara Liga 1. Oleh sebab itu, akhirnya pihak penyelenggara menjelaskan dan angkat bicara perihal mundurnya Liga 1 Indonesia dikarenakan kasus Covid yang kian naik.

Dalam hal ini, pihak penyelenggara nampaknya enggan salah langkah yang nantinya berakibat fatal terhadap kasus pandemi Covid-19. Sehingga jajaran penyelenggara Liga 1 menilai bahwa untuk sementara waktu keputusan yang paling benar adalah menunda Liga 1.

Mundurnya Liga 1 Menguntungkan Bagi Klub Minim Persiapan?

Saat ini banyak sekali yang berpendapat bahwa mundurnya kompetisi Liga 1 ini ada baiknya juga terhadap beberapa klub Liga Tanah Air. Pasalnya saat ini kabarnya masih banyak sekali beberapa klub yang nampaknya bermasalah perihal persiapannya untuk menyongsong Liga 1. Sehingga ketika kompetisi ditunda, praktis para klub tersebut bisa dibilang akan memiliki waktu yang cukup lama untuk melakukan perbaikan.

Oleh sebab, wajar apabila saat ini banyak sekali yang menyebutkan bahwa beberapa klub akan diuntungkan terutama yang saat ini masih sangat minim persiapan. Dalam hal ini, para klub Liga 1 nampaknya hampir semuanya masih terkendala dengan yang namanya persiapan serta kesiapan.

Pasalnya sudah berulang kali kompetisi tertinggi di Tanah Air ini ditunda dan membuat jajaran manajemen klub Indonesia banyak yang jengkel. Oleh sebab itu tak mengherankan apabila ada beberapa klub yang terkesan masih santai dikarenakan jadwal Liga 1 yang tak kunjung pasti.

Bisa diambil contoh dua klub Jawa Timur yakni Persela dan Persik yang kini bisa dibilang masih bergelut dengan masalah persiapan. Banyak sekali yang berpendapat bahwa kedua tim ini adalah tim yang paling minim dari segi kesiapan dikarenakan sedikit pasif dalam bursa transfer. Tak hanya itu, banyak pula yang berpendapat bahwa Persela dan Persik enggan terburu-buru dalam menyiapkan Liga mengingat kompetisi ini masih rawan terjadi dinamika.

Mundurnya Liga 1 Tak Sepenuhnya Menguntungkan Bagi Tim Minim Persiapan

Nampaknya anggapan banyak orang perihal penundaan Liga 1 akan menguntungkan beberapa tim yang minim kesiapan adalah salah besar. Pasalnya beberapa waktu yang lalu jajaran manajemen Persela dan Persik akhirnya turut angkat bicara dan berkomentar perihal penundaan Liga 1. Jajaran manajemen Joko Tingkir menegaskan bahwa timnya cukup kecewa karena mendengar kabar mundurnya Liga 1.

Hal tersebut dikarenakan Persela sudah kebut persiapan dan hampir semua pemain asing sudah datang di bumi Surajaya Lamongan. Namun terlepas dari itu jajaran manajemen Persela tetap patuh dan mendukung penuh pihak penyelenggara sembari menunggu kabar selanjutnya. Sedangkan Persik Kediri juga cukup kecewa perihal mundurnya kompetisi ini dikarenakan tim juga sudah mengebut persiapannya beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here