Bek Sayap Timnas Diincar Klub Luar Negeri, Klub Mana?

0
150

Debatbola.com – Pratama Arhan adalah pemain timnas Indonesia yang dipanggil pelatih Shin Tae Yong pada gelaran World Cup Qualification lalu. Kini pemain ini baru saja diperpanjang kontraknya bersama PSIS Semarang hingga 2022 mendatang.

Perjalanan Di Tim Garuda Muda

Pemain yang berposisi sebagai bek sayap kiri ini merupakan alumni dari timnas U19 yang menggelar pemusatan latihan di Kroasia. Dirinya telah dimainkan sebanyak delapan kali oleh sang pelatih di ketika melakoni friendly match U19.

Total tim Garuda Muda menghadapi negara seperti Arab Saudi, Qatar dua kali, Bosnia dan Makedonia Utara dua kali. Kemudian tim lanjut melawan Bulgaria dua kali dan Kroasia. Timnas sukses menang dua kali yakni kala berjumpa Qatar sekali dan Makedonia Utara sekali. Sementara tiga laga lagi imbang dan empat pertandingan kalah.

Pratama Arhan sendiri bermain di delapan laga bersama tim U19 dengan sukses menciptakan dua assist. Assist pertama diciptakannya untuk gol timnya ke gawang Qatar. Dimana Saddam Gaffar yang berposisi sebagai striker lah yang menciptakan gol tersebut.

Menariknya assist dari Pratama Arhan itu dilakukannya dari skema lemparan ke dalam. Dimulai dari situlah, pemain yang baru berusia 19 tahun ini mulai terkenal dengan lemparan ke dalamnya yang berbahaya. Sebab dirinya mampu melancarkan lemparan yang jauh tetapi akurat.

Selanjutnya pada assist kedua terjadi pada laga melawan tuan rumah, Kroasia dimana tim Garuda dibantai 7-1. Satu-satunya gol diciptakan Bagas Kaffa pada menit ke-72 dengan bantuan dari bek sayap PSIS ini.

Naik Level

Setelah itu pelatih Shin Tae Yong pun memanggilnya untuk memperkuat timnas Indonesia senior. Sang pemain dimaksudkan untuk tampil dalam gelaran World Cup Qualification. Dirinya pun menjalani latihan terpusat di Jakarta hingga di UEA.

Debutnya pertama kali dimainkan kala skuat Garuda tampil berlaga melawan Oman pada pertandingan uji coba. Sang pemain, Pratama Arhan tampil 90 menit penuh namun sayang timnya kalah dengan skor akhir 3-1.

Kemudian pada gelaran yang sesungguhnya, pemain kelahiran kota Blora ini juga tetap menjadi andalan Shin Tae Yong. Dirinya diplot untuk mengisi sektor bek sayap kiri dan bermain penuh selama tiga laga tersebut.

Sayangnya dalam tiga pertandingan tersebut, Indonesia hanya mampu merebut satu poin saja. Yaitu pada saat tampil sama kuat melawan Thailand. Sisanya tim selalu kalah tanpa sekalipun membuat gol ke gawang musuh.

Diincar Klub Korea Selatan

Didesas-desuskan pemain berusia 19 tahun ini kini tengah menjadi pantauan dari klub asal Korea Selatan. Klub itu bernama Seongnam FC yang saat ini masih bermain di kancah K League 1. Tim tersebut saat ini menghuni peringkat ke-10 dari 12 klub yang berkompetisi.

Dimana regulasi dari K League 1 sendiri berisi bahwa klub yang menghuni peringkat ketujuh hingga terakhir akan langsung terdegradasi. Tim-tim tersebut bakalan turun kasta ke K League 2 musim depannya.

Namun tidak menjadi masalah buat Pratama Arhan sebenarnya, liga di Korea Selatan adalah termasuk yang terbaik di Asia. Bahkan menurut data tahun 2019 lalu, negara tersebut menghuni peringkat kedua terbaik di bawah China.

Dengan berlaga di liga tersebut dipastikan sang pemain bisa mendapatkan berbagai macam pengalaman. Kemudian pengalaman tersebut dapat diterapkan kala membela timnas Indonesia nantinya.

Di negeri Ginseng sebelumnya juga telah ada Asnawi Mangkualam yang juga berposisi sebagai bek sayap. Dirinya bermain untuk klub Ansan Greeners FC di kasta kedua. Sementara itu klub Pratama Arhan, PSIS memastikan akan melepas pergi punggawanya itu jika ada tawaran resmi dari luar negeri yang masuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here