Barito Putera Tak Pernah Raih Kemenangan, Djanur Siap Bertanggung Jawab

0
60

Debatbola.com – Kepala pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman atau Djanur kini dihantui oleh kekalahan beruntun pada ajang kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini. Seperti yang telah diketahui, Barito Putera baru saja takluk 2-3 ketika duel vs PSS Sleman di pekan ketujuh, bertempat di Stadion Manahan Solo. Sebelumnya, Barito Putera juga dipaksa tunduk oleh Bhayangkara FC, Bali United, Tira Persikabo, Persib Bandung dan mendapatkan hasil imbang saat laga kontra Borneo FC.

Djanur Siap Bertanggung Jawab

Hal tersebut kemudian membuat gonjang-ganjing kursi kepelatihan. Unggahan bertagar #DjanurOut mulai banyak bertebaran di media sosial sebab para penggemar Barito Putera menuntut kemenangan di Liga 1 Indonesia ini. Sebagai sosok yang diperbincangkan, Djanur mengaku dirinya bertanggung jawab atas kekalahan anak asuhnya.

Djanur juga mengatakan siap untuk menerima keputusan apa pun dari bagian manajemen, jika sudah menyinggung masalah prestasi tim. Dirinya mengatakan dalam konferensi persnya usai laga kontra PSS bahwa ia telah siap menerima keputusan apa pun dari manajemennya. Memang pelatih biasanya seperti itu, dan Djanur siap bertanggung jawab atas kekalahan Barito Putera.

Pada pekan kedelapan, Laskar Antasari akan dijadwalkan berjumpa duel dengan PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Rabu (20/10/21). Ibarat langit dan bumi, Barito kini menempati papan bawah klasemen, sedangkan tim PSIS kini menempati posisi runner up klasemen dengan total 15 poin.

Bagi Djanur, kini peringkat lawan bukan lagi hal yang harus menjadi sorotan. Namun, persiapan Barito Putera yang terlalu mepet yang nantinya bisa menjadi kendala dalam menghadapi PSIS Semarang. Pelatih yang sudah memperoleh lisensi AFC Pro itu mengatakan bahwa jeda yang dimilikinya hanya tiga hari.

Menurut Djanur pihaknya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan selanjutnya. Tentu tim Barito Putera tidak boleh down. Tahapan dari kompetisi ini masih Panjang. Dirinya yakin, tim Barito Putera pasti bisa bangkit.

Selain itu, Djanur juga berharap para pemainnya bisa tampil dengan maksimal saat laga kontra PSIS nanti. Meskipun harus duel dengan tim runner up klasemen, Djanur menegaskan tidak gentar. Dirinya bahkan berharap para pemainnya bisa tampil maksimal dan menjadikan tim lawan sebagai tambahan motivasi. Terlebih, jikalau meraih kemenangan, Laskar Antasari akan menjadi tim pertama yang mampu menghentikan rekor tak terkalahkan di Liga 1 Indonesia musim ini milik PSIS.

Lawan Runner Up Klasemen Menjadi Motivasi

Djanur mengatakan bahwa tentu terdapat perbedaan yang cukup banyak dan posisi klasemen yang cukup jauh. Namun dirinya berharap hal tersebut bisa menjadi motivasi bagi pemain, dan dirinya yakin ini akan menjadi sesuatu yang positif. Sang pelatih berharap tim Barito Putera bisa all out saat menghadapi PSIS Semarang.

Djanur mengungkapkan bahwa masalah dari tim Barito Putera adalah kurang fokus dan konsentrasi dalam sepanjang laga. Lebih berfokus pada lini pertanahan lawan, para pemain Barito Putera lupa dengan menjaga pertahanannya sendiri. Sehingga hal itu dimanfaatkan oleh tim lawan untuk mencetak skor. Mengingat ini, tentu tim Barito Putera harus banyak berbenah untuk bisa meraih kemenangan pada laga nanti.

Tak hanya itu, bek Barito Putera, Miftah Anwar Sani menilai bahwa persiapan yang mepet ini sama sekali tidak mengendorkan motivasi dari timnya. Pemain yang berasal dari Salatiga ini optimis bahwa Barito Putera bisa bangkit dan mendapatkan poin penuh. Dirinya memastikan akan mempersiapkan semaksimal mungkin beberapa hari ini, meskipun memang jeda ini terbilang singkat.

Pada pertandingan nanti, tim Barito Putera akan kerja keras lagi supaya bisa mendapatkan poin yang maksimal. Mengenai tim lawan, menurut Miftah semua pemain berbahaya dan patut untuk diwaspadai. Tim wajib fokus dan konsentrasi selama 90 menit permainan. Lantaran tujuan Barito Putera adalah kemenangan tentu semua pemain wajib untuk waspada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here