Asnawi Mangkualam Minta Pendukung Asal Indonesia Tak Menyalahkan Temannya, Apa Sebab?

0
148

Debatbola.com – Klub yang dibela salah satu bakat muda Indonesia, Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners telah melaksanakan pertandingan lanjutan K League Challenge atau liga kasta kedua Korea Selatan. Pada pekan ke-22 tim yang mempunyai julukan Green Wolves itu berhadapan dengan pemuncak klasemen, Gimcheon Sangmu.

Kekalahan Menjadi Hasil Yang Diterima

Bertanding di markas sendiri, Ansan Greeners turun dengan kekuatan penuh sebab lawannya ini bukan lawan sembarangan. Tak ketinggalan pelatih tim, Gil-sik Kim menurunkan bek sayap timnas, Asnawi Mangkualam di posisi sayap kanan tim.

Sayang pada menit ke-64 tim tamu sukses memimpin lewat gol dari pemain pengganti, Sang-hyeok Park. Gelandang serang berusia 23 tahun tersebut memanfaatkan kemelut di depan gawang tuan rumah.

Bola muntah hasil sepakan kompatriotnya yang berhasil ditepis oleh kiper Ansan Greeners, Sun-woo Kim. Namun tepisannya tidak sempurna dan malah mengarah kepada Sang-hyeok Park dan akhirnya menjadi gol.

Sementara itu pada menit-menit perpanjangan waktu babak kedua, Green Wolves berpeluang menyamakan kedudukan. Tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah sang wasit melihat adanya pelanggaran keras di kotak penalti Gimcheon Sangmu.

Bek sayap timnas, Asnawi Mangkualam ditunjuk oleh arsitek tim, Gil-sik Kim menjadi algojo titik putih. Bek asal Makassar itu pun sukses menggetarkan gawang yang dijaga oleh Sung-yun Gu. Akan tetapi tendangan harus diulang kembali akibat Anderson Canhoto, gelandang tuan rumah yang masuk ke kotak penalti sebelum tendangan dilakukan.

Sayang sekali pada percobaan kedua kali sepakannya melambung ke atas mistar gawang Gimcheon Sangmu. Hingga wasit yang bertugas, Dong-jin Seo meniupkan peluit tanda laga berakhir tak ada gol lagi yang tercipta. Kekalahan 0-1 menjadi hasil yang diterima oleh Ansan Greeners pada laga yang dimainkan di markasnya sendiri.

Fans Asnawi Mangkualam Menyalahkan Anderson Canhoto

Melihat kegagalan Ansan Greeners pada pekan ke-22 tersebut, banyak fans Asnawi Mangkualam yang berasal dari Indonesia yang menyalahkan Anderson Canhoto. Mereka menuding bahwa akibat kesalahan pemain tersebutlah yang membuat tim pemain idolanya gagal meyeimbangkan kedudukan.

Asnawi Mangkualam sendiri sudah ambil sikap, dirinya mengatakan agar para fansnya tidak menyalahkan kompatriotnya itu. Sang pemain meminta agar para pendukung tersebut menyalahkan dirinya yang gagal menendang tendangan keduanya.

Bek berusia 21 tahun tersebut meminta hal tersebut agar hubungannya dengan Anderson Canhoto tidak retak. Sementara itu sang pelatih tim yang menunjuk Asnawi Mangkualam untuk menjadi algojo tidak menyesali perbuatannya.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut beralasan bahwa dirinya menunjuk pemain timnas Indonesia itu agar bisa membuat gol pertamanya. Dirinya mempertimbangkan bahwa jika pemain mudanya itu sukses membuat gol maka citra sang pemain bakal menanjak naik.

Namun nasi sudah menjadi bubur, pelatih berusia 42 tahun tersebut bertekad untuk tetap menjalankan pertandingan dengan sebaik-baiknya. Sebab timnya yang berjuluk Green Wolves tersebut masih punya 14 pertandingan tersisa.

Perjalanan Karir Asnawi Mangkualam

Sebelumnya Asnawi Mangkualam sendiri merupakan pemain yang bermain di tim junior PSM Makassar. Tahun 2015 dirinya hijrah ke Persiba Balikpapan dan bermain di sana hingga dua musim lamanya. Selepas itu sang pemain kembali lagi bermain untuk tim asal Sulawesi Selatan.

Februari 2021 lalu menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggunya. Asnawi Mangkualam menjadi pemain incaran klub kasta kedua Korea Selatan, Ansan Greeners. Setelah segala negosiasi selesai, dirinya pun secara resmi via situs judi bola online telah didatangkan dan mendapatkan kontrak hingga akhir tahun ini.

Selain itu bek kanan berusia 21 tahun ini mempunyai opsi perpanjangan setahun lagi. Dipercaya, sang pelatihnya, Gil-sik Kim masih mempercayai kualitas dari Asnawi Mangkualam. Kuat dugaan dirinya akan tetap berseragam Ansan Greeners untuk setahun lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here