Arsenal Gagal ke Puncak Klasemen Setelah Menelan Kekalahan yang Pahit di Tangan West Ham

0
39

Debatbola.com – Arsenal harus menelan kekalahan yang pahit dan mengecewakan ketika mereka bersaing untuk kembali ke puncak klasemen Liga Premier, kalah 2-0 dari West Ham di Stadion Emirates dalam pertandingan yang dipenuhi kontroversi VAR. The Gunners, yang membutuhkan kemenangan untuk menggantikan Liverpool di puncak klasemen, melihat harapan mereka terhenti oleh performa solid West Ham dan serangkaian insiden kontroversial.

Pertandingan dimulai dengan Arsenal yang menunjukkan serangkaian sentuhan kreatif di sekitar kotak penalti West Ham, terutama dari kapten mereka, Martin Odegaard. Namun, pertahanan Arsenal memperlihatkan kelemahan yang signifikan saat West Ham memanfaatkan sebuah kesalahan untuk mencetak gol pertama melalui tendangan Tomas Soucek. Keputusan VAR yang kontroversial terkait apakah bola sudah keluar lapangan sebelum gol tersebut menambah dramatisasi pertandingan.

Kekalahan ini menjadi lebih sulit bagi Arsenal dengan absennya beberapa pemain kunci, termasuk Kurt Zouma dan Lucas Paqueta yang harus ditarik keluar karena cedera. Meskipun Arsenal berusaha untuk merespons, pertahanan yang kurang solid memungkinkan Konstantinos Mavropanos, bek bekas Arsenal, mencetak gol kedua untuk West Ham.

Manajer West Ham, David Moyes, yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam 72 pertandingan tandang di kandang lawan-lawan berat seperti Arsenal, Chelsea, Liverpool, atau Manchester United, akhirnya mencatat kemenangan bersejarah di Stadion Emirates. Ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Moyes yang berhasil mengatasi tantangan besar tersebut.

Meskipun Arsenal menunjukkan keunggulan awal dalam permainan, performa kurang memuaskan dari beberapa pemain kunci, seperti Gabriel Jesus yang gagal memanfaatkan peluang-peluang berharga, menjadi kendala besar. Pasukan Mikel Arteta harus mengatasi kebuntuan dalam merespon permainan yang kuat dari West Ham dan memperbaiki pertahanan yang terbukti rapuh.

Pada saat itu, kecemasan semakin meningkat ketika West Ham kehilangan pemain penting seperti Paqueta dan Zouma. Namun, Tomas Soucek berhasil membuka keunggulan untuk tim tamu, dan VAR tidak dapat memberikan kepastian mengenai keabsahan gol tersebut. Gol kedua dari Mavropanos memperburuk situasi bagi Arsenal, dan penalti gagal yang diambil oleh Said Benrahma pada menit-menit terakhir hanya menambah daftar kekecewaan.

Pertandingan ini menjadi catatan buruk bagi Arsenal yang telah membangun tren positif dalam beberapa pertandingan sebelumnya, terutama dalam derby London. Meskipun Odegaard tampil gemilang, sejumlah kesalahan defensif dan ketidakmampuan untuk memanfaatkan peluang menciptakan kerugian yang tidak dapat diabaikan. Seiring berjalannya waktu, Arsenal semakin mendekati gawang West Ham, menciptakan peluang-peluang yang sayangnya tidak mampu diubah menjadi gol.

Saka mengenai tiang dari sudut yang tajam, sedangkan Jesus melewatkan beberapa peluang emas yang bisa membalikkan keadaan. Pertandingan ini menandai keberhasilan Moyes yang akhirnya mencapai kemenangan tandang di markas besar lawan-lawan berat. Sementara itu, Arsenal harus merenung tentang kembali ke puncak klasemen yang tidak tercapai, merancang strategi untuk memperbaiki pertahanan mereka, dan memanfaatkan peluang dengan lebih efisien di masa mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here