Antonio Conte Mau Idrissa Gueye

0
34

Debatbola.com – Proyek besar yang dihadapi Antonio Conte adalah mengubah Tottenham Hotspur menjadi tim jawara. Tentu, untuk mewujudkan hal tersebut, Conte butuh beberapa amunisi untuk mempersiapkan skuadnya di musim depan. Kali ini, Conte mengincar seorang gelandang, dan bidikan mengarah ke Idrissa Gueye.

Tawaran Segera Meluncur
Antonio Conte selalu dihadapkan pada proyek besar setiap kali ia mendapat tawaran mengasuh sebuah tim. Kali ini, tantangan luar biasa dirasakan Conte ketika ia harus mengubah Tottenham Hotspur menjadi juara. Apalagi, Tottenham sudah tak pernah juara apapun sejak tahun 2008.

Untuk mengubah sebuah tim menjadi tim juara, pelatih tentu perlu menambahkan beberapa pemain yang tentunya, harus sesuai keinginan Conte. Conte juga saat ini sedang mempertimbangkan beberapa amunisi anyar. Termasuk amunisi anyar untuk mengisi lapangan tengah.

Berangkat dari fakta inilah, Conte membidik Idrissa Gueye, salah satu gelandang yang tampil impresif bareng Paris Saint-Germain. Semua orang tahu bahwa Conte suka gelandang pekerja keras. Jadi, ia pasti merasa bahwa Gueye adalah gelandang yang cocok untuk permainannya.

Idrissa Gueye yang dahulu pernah bermain di Inggris dengan memperkuat Everton, kini memasuki tahun terakhir kontraknya di Paris Saint-Germain. Tidak ada tanda Les Parisiens bakal memperpanjang kontraknya. Mungkin saja, klub Prancis lebih memilih menjual Gueye sehingga bisa membawa gelandang baru.

Akibat kontrak yang hampir tuntas inilah, Gueye mungkin akan mendengarkan berbagai tawaran yang masuk dalam beberapa bulan ke depan. Tottenham berusaha memanfaatkan kesempatan. Mereka disebut ingin layangkan tawaran mulai jendela transfer musim panas dibuka nanti.

Jeunes Footeux melaporkan bahwa Conte sangat meminati Gueye, sehingga mungkin, tawaran pertama akan meluncur dalam waktu dekat. Liga Inggris kini tinggal menyisakan tiga atau empat laga lagi. Tawaran pertama untuk Gueye bisa saja meluncur tepat setelah musim 2021/2022 berakhir.

Plus Minus Idrissa Gueye
Tentunya, sebagai gelandang pekerja keras, Gueye menjanjikan banyak hal untuk Conte. Gueye merupakan pemain tipe petarung dan punya kemampuan bertahan dengan sangat baik. Perlu diingat juga, ketika masih memperkuat Everton, Gueye dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Liga Inggris.

Masalahnya adalah, Gueye tidak bisa dijadikan opsi jangka panjang Conte, mengingat usia sang pemain yang sudah memasuki kepala tiga. Usia Gueye kini sudah menginjak 32 tahun. Artinya, era keemasan karirnya tidak akan bertahan lama, dan Tottenham harus berhati-hati di sini.

Perlu diingat, Paris Saint-Germain dahulu mendatangkan Gueye dengan mahar 30 juta poundsterling. Transfermarkt memperkirakan market value Gueye berada di kisaran angka 13 juta euro. Tapi Paris Saint-Germain jelas tidak akan melepas Gueye semurah itu, dan hendaknya, ini jadi pertimbangan Conte.

Rindu Sosok Kanté, Conte?
Berkaca dari masa lalu, peran gelandang menjadi sangat vital dalam permainan Conte, terutama pada periode pertamanya mengenal Liga Inggris. Conte pertama mengenal sepakbola Inggris pada tahun 2016, ketika ia melatih Chelsea. Tapi, kala itu, ia langsung berhasil merebut gelar Liga.

Beberapa saat setelah bergabung, Conte mendatangkan N’golo Kanté dari Leicester City, dan siapa sangka, Kanté sangat sukses di Chelsea. Bisa dibilang, Kanté yang tak kenal lelah adalah jantung permainan Chelsea. Bahkan sampai saat ini, Kanté tetap tampil luar biasa.

Tampaknya, Conte ingin melakukan hal serupa di Tottenham, dan siapa tahu, strategi yang sama mungkin bakal berhasil. Gueye adalah pemain berkualitas, tetapi usia hendaknya menjadi pertimbangan. Keputusan kini di tangan Conte, tapi menggaet Gueye rasanya bakal tetap menjadi sebuah perjudian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here