Antonio Conte: Inter Memang Pantas Juara

0
296

Debatbola.com – Internazionale Milan berhasil menumbangkan Crotone dengan skor 2-0 pada pekan ke-34 Liga Italia 2020/21. Kemenangan itu bermakna besar karena semakin mendekatkan mereka ke scudetto.

Inter saat ini mengoleksi 82 poin. Dengan empat pertandingan tersisa, mereka sebenarnya hanya butuh satu poin lagi untuk juara. Bahkan mereka bisa langsung memastikan juara andaikan Atalanta, satu-satunya klub yang bisa menyusul poin Inter, gagal menang saat menghadapi Sassuolo.

Keberhasilan Inter menumbangkan Crotone juga memastikan Juventus tak punya kesempatan untuk mempertahankan gelar. Rentetan juara mereka tertahan di angka 9. Juve saat ini terdampar di peringkat kelima dengan selisih 16 poin dari Inter.

Pelatih Inter, Antonio Conte, bangga dengan perjuangan anak asuhnya sepanjang musim ini. Ia tahu bahwa sejak awal para pemainnya punya mentalitas untuk memenangi liga. Mental itulah yang membuat Inter terus tampil membaik dan konsisten pada putaran dua musim ini.

“Aku rasa perjalanan kami merupakan buah dari pertumbuhan yang konstan dari tim di segala area, termasuk mentalitas, berbagi visi dan pengalaman secara intens. Mereka yang bermain atau di bangku cadangan berhasil membentuk sebuah tim yang kokoh seperti granit,” ujar Conte pada Sky Sport Italia.

“Kami tahu kalau kami bisa menjadi bagian dari sejarah Inter karena kami secara efektif belajar dari 9 musim sebelumnya. Hasil ini sangat memuaskan dan para pemain layak mendapatkan pujian.”

Walau berhasil unggul jauh dari para pesaingnya, sebenarnya perjalanan Inter tak mudah. Juventus dan AC Milan sempat bergantian memuncaki klasemen sementara. Milan bahkan sampai menjuarai paruh musim.

Akan tetapi hanya Inter yang tampil konsisten. Berdasarkan sumber data situs judi online, dari 15 pertandingan putaran kedua, mereka tak pernah kalah dan imbang dua kali. Terakhir kali mereka menelan kekalahan adalah saat menghadapi Sampdoria pada pekan ke-16, awal Januari silam.

Conte sendiri merasa beruntung ia bisa membangun skuad yang berisi para pemain bermental juara. Tugasnya di lapangan tinggal fokus pada menerapkan strategi dan taktik karena para pemainnya sudah tahu cara bermain untuk juara harus seperti apa.

“Kami melalui perjalanan ini dengan tujuan untuk menang dan dianggap sebagai pemenang. Ada banyak pengorbanan yang dilakukan, tapi kultur tim sudah berkembang. Aku menemukan banyak pemain yang ingin berada di perahu yang sama, bekerja sama, untuk menjadi bagian dari sejarah Inter.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here