Angelo Menyesali Penalti yang Disia-siakan Marco Motta

0
36

Debatbola.com – Persija Jakarta hanya bermain imbang 1-1 kontra Barito Putera pada pekan kesebelas Liga 1 Indonesia 2021 pada Jum’at (05/11). Hasil itu membuat pelatih Macan Kemayoran, Angelo Alessio merasa sangat kecewa.

Marco Motta Gagal Eksekusi

Seusai mendapatkan skor imbang 1-1 hingga injury time di babak kedua, Persija seharusnya bisa memenangkan laga ini, lantaran Persija mendapatkan penalti akibat pelanggaran dari kiper Barito Putera. Namun, eksekusi Marco Motta tidak menjadi gol lantaran melambung diatas gawang.

Angelo Alessio mengatakan bahwa pada babak pertama, timnya membuat peluang tapi malah tertinggal lebih dulu, meski kemudian mampu menyamakan skor. Timnya sudah bermain bagus di babak pertama dan di babak kedua, terdapat penalti yang harusnya mengubah hasil akhir, tapi Motta gagal mengeksekusi. Memang inilah yang dinamakan sepakbola, Persija akhirnya hanya mendapatkan satu poin yang seharusnya bisa lebih baik.

Keseluruhan pertandingan ini, Angelo mengaku tidak puas lantaran harusnya timnya bisa mendapatkan tiga poin dan naik di papan klasemen. Lebih lanjut lagi, Angelo menilai bahwa di babak kedua Persija bermain dengan tidak agresif. Cuaca hujan dan lapangan yang basah turut serta mempengaruhi fisik dan pola permainan di lapangan. Hanya saja, juru taktik asal Italia itu kembali menyesalkan kegagalan penalti yang bisa memenangkan Persija.

Angelo mengatakan bahwa lapangan memang ketika itu kondisinya basah dan babak kedua dilalui dengan berat, meski itu juga dialami oleh tim Barito Putera. Angelo mengakui jika timnya bersikap tidak agresif lantaran kondisinya yang tidak memungkinkan. Namun, dalam 10 menit terakhir terdapat pergantian pemain. Taufik Hidayat digantikan oleh Donny Tri Pamungkas sehingga menghasilkan peluang dimana Persija mendapatkan kesempatan penalti.

Angelo benar-benar merasa kecewa dengan hasil akhir, timnya seharusnya bisa menang jika penalti itu berhasil masuk. Dalam laga itu, Persija Jakarta kebobolan melalui gol yang dicetak oleh Aleksandar Rakic pada menit ke-15. Kemudian gol itu dibalas oleh Marko Simic menit ke-26. Hasil seri ini tidak membuat perubahan pada posisi Persija di klasemen sementara yakni di peringkat sembilan dengan perolehan poin 15 dalam 11 laga.

Wasit Kurang Tegas

Sementara itu, dari pihak Barito Putera merasa bahwa terdapat insiden yang tidak masuk akal terjadi dalam laga pekan kesebelas itu. Awalnya Riko Simanjuntak dilanggar oleh kiper Barito Putera, Aditya Harlan di daerah kotak penalti di menit ke-93. Wasit kemudian memberikan penalti kepada tim Persija, tapi diprotes dengan keras.

Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana harus berkonsultasi hingga lebih dari 5 menit dengan asisten wasit di tepi lapangan, akhirnya mereka memberikan penalti. Eksekusi penalti ini baru terlaksana pada menit ke-100, walau seharusnya laga sudah berakhir pada menit ke 90+4. Naasnya, Marco Motta justru menjadi eksekutor dan gagal menciptakan gol di kesempatan emas itu. Usai laga Djanur pun memberikan kritikan pedas untuk sang wasit Dwi Purba Adi Wicaksana.

Menurutnya sang wasit terlalu ragu-ragu dalam memimpin pertandingan itu. Terdapat sedikit insiden di akhir pertandingan dengan keputusan wasit yang kontroversial. Djanur mempersilakan masyarakat untuk menilai, tentu terdapat tayangan ulang di televisi yang bisa dilihat.

Para pemain sempat protes dan wasit sempat ragu sehingga bertanya kepada hakim garis. Namun, mereka tidak bisa menentukan sehingga pelaksanaannya terkesan tidak tegas. Setelah Marco Motta gagal mengkonversi tendangan pinalti menjadi gol, maka kedua tim harus menyudahi pertandingan pekan kesebelas Liga 1 ini dengan skor seri 1-1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here