Alphonse Davies vs Bremen: Dikartu Merah dan Catatakan Rekor

0
437
Alphonse Davies vs Bremen: Dikartu Merah dan Catatakan Rekor

Debatbola.com – Musim 2019/20 menjadi milik Alphonse Davies. Pemain berusia 19 tahun itu mulai dipercaya mengisi skuad utama Bayern Munchen. Pemain yang direkrut Bayern dari Vancouver Whitecaps ini total sudah bermain di 37 laga musim ini.

Davies juga dimainkan sejak menit pertama saat Bayern menghadapi Werder Bremen, pada Rabu (17/06). Laga ini merupakan laga krusial karena bisa menentukan gelar juara Bayern. FC Hollywood sendiri pada akhirnya menang dengan skor 1-0 dan akhirnya menahbiskan diri sebagai juara Bundesliga, kedelapan kali beruntun.

Di laga penting tersebut, Davies mencuri perhatian atas hal positif sekaligus negatif. Untuk hal positif, ia berhasil mencatatkan sprint tercepat di Bundesliga. Dalam catatan Opta, pemain keturunan Ghana ini menorehkan waktu 36,5 km/jam pada laga tersebut.

Davies mengaku bahwa dirinya tak menyangka bisa mencatatkan rekor tersebut. Tapi tentu ia senang bisa mencatatkan sejarh di usia yang sangat muda.

“Aku rasa aku hanya melakukan tugasku. Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku hanya melakukan tugasku yang mencoba merebut bola ketika aku harus kembali membantu pertahanan. Tapi aku senang bisa mencatatkan rekor ini,” tukas Davies dikutip dari Goal

Meski begitu, Davies nyaris menunda Bayern untuk memastikan diri meraih gelar juara Bundesliga. Hal itu dikarenakan ia mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-79. Setelah bermain dengan 10 pemain, Bayern mulai diserang oleh Bremen dan nyaris kebobolan. Beruntung skor 1-0, melalui gol tunggal Robert Lewandowski, bertahan hingga akhir pertandingan.

“Sayangnya, aku bermain agak marah saat bermain. Aku mendapatkan kartu kuning. Aku meminta maaf atas hal itu. Kartu kuning kedua, aku tak tahu apa yang terjadi, aku hanya berlari mundur lalu lawan mendatangiku. Tapi itu keputusan wasit, aku meminta maaf pada semuanya. Itu bukan gaya dari Bayern, tapi aku senang karena kami tetap bisa memastikan gelar juara.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here