Alat Penunjang Semakin Lengkap, Wasit Liga 1 Semakin Maju

0
58

Debatbola.com – Selama kompetisi Liga 1 berjalan, berbagai hal dari Liga tersebut terus saja menjadi sorotan publik. Selain performa para klub selama pertandingan, kinerja wasit juga menjadi sorotan utama selama kompetisi berjalan. Tidak jarang para wasit mendapat kritikan yang cukup pedas baik dari para pemain ataupun dari para supporter.

Musim ini, kinerja wasit sebenarnya sudah lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan alat penunjang kerja wasit kini semakin lengkap meskipun masih ada kekurangan. Diharapkan dengan adanya alat penunjang tersebut kualitas wasit Sepak Bola di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Alat Penunjang Bertambah

Kinerja wasit di Liga Indonesia sering kali mendapat kritikan baik dari para pemain maupun para supporter sepak bola. Kritikan yang diberikan terutama untuk pengambilan keputusan wasit yang dianggap kurang tepat dan bahkan berat sebelah. Tidak jarang bahkan sampai terjadi bentrok di lapangan karena mempertanyakan keputusan wasit.

Musim ini, para wasit di Indonesia sudah dilengkapi dengan dua alat penunjang yang bisa memudahkan kerja wasit. Alat tersebut berupa alat komunikasi untuk menghubungkan antar wasit serta vanishing spray. Diharapkan kedua alat tersebut bisa membantu kerja Wasit Indonesia dan meningkatkan kualitas dari wasit tersebut.

Alat komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kerja sama antar wasit selama pertandingan dilaksanakan. Bagian dari alat wasit tersebut berupa microphone, earphone, intercom, pemancar serta penerima sinyal Radio. Dengan alat tersebut, wasit bisa berkomunikasi secara dua arah dengan asisten wasit serta hakim garis.

Vanishing spray sendiri sangat berguna untuk mengatur jarak tendangan bebas terutama dari area sekitar kotak pinalti. Dengan adanya alat tersebut, tentu penentuan jarak menjadi lebih akurat dan tidak memicu perdebatan. Thoriq Alkatiri selaku salah satu wasit Indonesia yang memiliki lisensi FIFA mengaku sangat terbantu dengan adanya kedua alat tersebut selama pertandingan.

Khusus untuk Liga 1, PSSI juga menyediakan asisten wasit tambahan yang lebih dikenal dengan AAR untuk membantu wasit mengambil keputusan. Sejak awal Maret, sudah ada 4 wasit yang bertugas di setiap pertandingan. Diharapkan dengan tambahan AAR tersebut, kinerja wasit Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Belum Akan Terapkan VAR

Sebenarnya, satu lagi perlengkapan wasit yang masih diinginkan oleh Suporter Sepak bola yang sangat penting dalam pengambilan keputusan di lapangan. Para pecinta sepak bola menginginkan wasit juga dilengkapi dengan VAR atau Video Assistant Referee yang sebenarnya sangat penting dimiliki. Namun sepertinya para penggemar sepak bola harus kecewa kembali karena PSSI tidak berniat memakai alat tersebut di musim depan.

Ahmad Riyadh selaku ketua komite wasit di PSSI mengatakan akan sulit untuk bisa memakai VAR di musim depan. Pasalnya penganggaran dana untuk bisa membeli alat tersebut masih dalam taraf pembahasan. Hal tersebut dikarenakan anggaran yang harus disiapkan untuk memasang VAR di satu lapangan saja membutuhkan setidaknya 80 miliar rupiah.

Sebagai ganti alat yang cukup mahal tersebut, PSSI menyediakan asisten wasit tambahan (AAR) yang bertugas di area sekitar gawang masing-masing tim yang tengah bertanding. Para asisten wasit tersebut dilengkapi dengan tongkat serta gelang yang terhubung dengan wasit kepala. Tugas utama dari AAR tersebut untuk menganulir serta mengoreksi keputusan wasit yang kurang tepat.

Asisten tambahan untuk wasit memang baru diterapkan di beberapa laga kemarin. Hal tersebut tentu disambut baik oleh para wasit yang bertugas meskipun masih belum maksimal karena masih awal-awal. Adanya AAR membuat wasit bisa melihat sudut pandang baru yang selama ini luput dari pengawasan terutama di area penalti.

Memang tidak sesempurna ketika menggunakan VAR, namun kehadiran AAR di lapangan membuat kualitas pertandingan menjadi semakin meningkat. Sementara itu untuk mencegah adanya praktik mafia skor, Komite Wasit menggunakan jalur pembinaan untuk mengantisipasi hal tersebut. Selain itu, pihaknya juga tengah mengusut kasus- kasus mafia skor yang paling banyak terjadi di Liga 3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here