Akibat Positif Covid-19, Arema Membagi Latihan di Dua Tempat

0
109

Debatbola.com – Kabar terbaru datang dari klub Liga 1 asal Malang, Arema. Dikabarkan ada 5 pemain Singo Edan positif virus Covid-19 ketika berada di Bali. Kabar ini juga dibenarkan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Tuturnya, saat ini kelima pemain tersebut sedang dalam masa karantina. Selama masa karantina ini, manajemen Arema melakukan koordinasi secara insentif dengan Satgas Covid-19 yang ada di sana.

Kecurigaan awal terjadi ketika laga ketika melawan PSIS Semarang pada tanggal 17 Januari 2022 kemarin. Dimana pada starting line up mereka tidak memasukkan 6 pemain inti. Padahal Arema sedang berjuang untuk memuncaki klasemen Liga 1 Indonesia .

Setelah dilakukan pengusutan ternyata beberapa pemain Arema positif virus Covid-19. Alhasil pada pertandingan tersebut hanya berakhir dengan hasil imbang tanpa gol. Tim dan juga manajemen Arema langsung bertindak cepat atas kejadian ini. Mereka mengambil sikap dengan melakukan pelatihan di dua tempat yang berbeda. Hal ini dilakukan agar virus tidak menyebar ke pemain yang lain.

Latihan Di Malang dan Bali

Menurut media resmi Arema FC, manajemen membuat kebijakan dengan memberi program latihan di Malang dan Bali. Lebih dari separuh pemain Arema pulang ke Malang dan sebagian lainnya tetap tinggal di Bali. Beruntungnya peristiwa ini terjadi ketika jeda kompetisi Liga 1, sehingga tim masih punya kesempatan untuk melakukan proses pemulihan.

Pemain yang berada di Malang akan ditangani langsung oleh pelatih utama mereka Eduardo Almeida. Sedangkan yang masih tinggal di Bali akan ditangani oleh FX Yanuar dan Felipe Americo selaku staff Pelatih Arema FC. Setelah pemisahan latihan di dua tempat berbeda ini, rencananya mereka akan kembali bergabung pada tanggal 25 Januari 2022 atau tiga hari sebelum bertanding melawan Persipura Jayapura.

Karantina di Bali

Pemain yang sudah dinyatakan negatif dan masih berada di Bali langsung mendapat pelatihan bersama kedua staff pelatih FX Yanuar dan Felipe Americo. Sedangkan yang masih Positif Covid-19 melakukan pelatihan pribadi di kamar hotel masing-masing. Mereka melakukan protokol kesehatan sesuai regulasi dengan mengisolasi pemain yang memiliki gejala.

Adapun pemain seperti Adilson Maringa, Carlos Fortes, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi, Fabiano Beltrame, Dedik Setiawan, Achmad Figo, Ikhfanul Alam, Rizki Dwi dan M. Rafli, mereka sudah dapat melakukan pusat pelatihan secara langsung di Bali. Mereka melakukan latihan dengan berlari di pinggir pantai yang berada di Bali.

Menjaga Peluang Juara

Meskipun mereka melakukan sesi latihan di tempat berbeda namun tim Arema berupaya untuk memaksimalkan latihan. Hal ini dilakukan agar tetap dapat bersaing dalam memperebutkan gelar juara Liga 1. Meskipun lawan yang akan dihadapi dalam waktu dekat adalah Persipura Jayapura yang notabene tim papan bawah, namun pelatih tidak ingin meremehkan lawan. Terlebih Persipura sedang berjuang penuh guna menghindari zona degradasi.

Hingga pekan ke 20 ini, Arema berada di posisi 2 dengan poin 41. Terpaut hanya dua poin dari pemuncak klasemen yaitu Bhayangkara FC. Mereka juga hanya berjarak satu poin dari peringkat 3 yang diisi oleh Persib Bandung. Meskipun dengan skuad yang ada saat ini, Arema tetap optimis dapat memenangi trophy Liga 1 di akhir musim.

Tim dan Manajemen Arema FC juga tidak lupa memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada petugas Satgas Covid-19 yang telah menangani pemain mereka. Manajemen juga berharap agar para pemain dapat segera pulih, melihat jadwal yang sangat padat akan dijalani usai jeda kompetisi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here