Agus Rachmat Sesalkan Teror Petasan Dari Oknum Pendukung Arema

0
425
Teror Petasan

Debatbola.com – Arema FC akan turun menjamu pihak Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang didalam pertandingan tunda pekan ke-4 Liga 1 Indonesia pada hari, Selasa (30/7). Ada beberapa kejadian yang kurang mengenakkan yang sempat dialami oleh para pemain Persib menjelang pertandingan ini.

Ketika para pemain Persib akan meninggalkan Stadion Kanjuruhan setelah menyelesaikan sesi latihan pada hari Senin (29/7/2019), terlihat ada sekelompok oknum suporter yang menggunakan baju hitam dan menembakkan petasan ke arah bus pemain. Setelah itu, di hotel Savana tempat para pemain Persib menginap, pada hari Selasa (30/7) pukul 02.50 WIB tadi, teror tembakan petasan pun kembali terjadi.

Menanggapi aksi ini, pengurus Viking Persib Club, Agus Rachmat, kabarnya sangat menyesalkan aksi-aksi yang sudah dilakukan para oknum suporter tersebut.

“Dirasa sangat menyesalkan dengan ulah yang dilakukan oleh oknum suporter Arema tersebut, bus tim Persib harus ditembaki oleh petasan, setelah itu hotel tempat menginap tim Persib pun harus dibuat gaduh oleh semua petasan. Itu artinya menandakan tak dewasa,” tutur Gusdul yang merupakan sapaan akrab bagi Agus Rachmat.

Tanggapi Teror Oknum Supporter

Gusdul juga merasa sangat kecewa karena pihak Panpel Arema dan juga Kepolisian setempat tak melakukan antisipasi sebelumnya. “Jadinya , seolah dibiarkan saha, seharusnya kan pihak panpel dan juga pihak kepolisian setempat sudah melakukan antisipasi,” tutur Gusdul.

Gusdul lantas menambahkan, saat Arema bermain tandang ke daerah Bandung di ajang Piala Indonesia, bobotoh tak pernah melakukan teror pada para pemain Arema dengan menggunakan petasan. Bahkan, saat memasuki sesi jumpa pers, kapten tim Arema, Hamka Hamzah, juga sempat berterima kasih dengan semua sambutan dari bobotoh.

bobotoh

Siapkan Pengamanan Ekstra

Ketua panitia pelaksana Arema FC, Abdul Haris, lantas menegaskan bahwa dari pihaknya sudah sempat berkoordinasi dengan semua pihak kepolisian untuk bisa memastikan keamanan laga melawan Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, pada hari Selasa (30/7/2019).

Panitia pelaksana juga kabarnya sudah menyediakan mobil rantis sebagai akomodasi tim Persib untuk nantinya berangkat pulang dari stadion.

Hal ini memang sudah menjadi prosedur pengamanan di setiap kali tim Maung Bandung turun bermain di Malang. Akan tetapi, teror yang harus didapatkan tahun ini juga lebih terasa daripada beberapa musim sebelumnya.

Haris juga berharap tak ada insiden lagi ketika laga. Setiap pintu masuk juga akan diperketat penjagaannya oleh pihak keamanan. Flare, kembang api dan juga barang terlarang lainnya nanti akan dicegah dengan mungkin agar tak bisa masuk ke dalam area stadion.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here