AC Milan Gagal Datangkan Isco dari Real Madrid

0
36

Debatbola.com – Kans yang dimiliki AC Milan untuk bisa mendatangkan Isco dari Real Madrid pada musim panas 2022 kali ini dipastikan kian menipis. Sebab sang pemain lebih tertarik untuk melanjutkan karirnya di Spanyol.

Jarang Dapat Kesempatan Bermain
Pada musim panas tahun 2022 kali ini, perjalanan karir Isco bersama Real Madrid sudah resmi berakhir. Kontrak dari gelandang berusia 30 tahun ini ternyata tidak mendapatkan pembaruan dari manajemen klub. Oleh karena itu, Isco sekarang bisa pindah ke klub lain dengan status bebas transfer.

Selama beberapa musim terakhir, gelandang asal Spanyol ini jarang mendapatkan kesempatan bermain. Terlebih lagi ketika Real Madrid kembali ditangani oleh Carlo Ancelotti. Pada kompetisi musim 2021/2022 kemarin, Isco hanya bermain sebanyak 17 kali dengan torehan dua gol saja.

Meski sudah memasuki usia 30 tahun dan jarang tampil di Real Madrid, masih ada klub yang tertarik memakai jasanya. Bahkan klub-klub papan atas di Eropa masih tertarik dengan kualitas bermainnya. Salah satu peminatnya adalah AC Milan.

Selain AC Milan, ternyata ada juga Roma yang kini masih dinahkodai oleh Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut diketahui ingin memakai jasa Isco untuk bergabung bersama Roma. Akan tetapi kedua tim ini dipastikan gigit jari.

Nyaman di Spanyol
Awalnya AC Milan menjadi tim terdepan yang ingin memboyong Isco ke Italia. Bahkan Roma yang kabarnya tertarik tidak kunjung melakukan pergerakan. Akan tetapi kedua tim tersebut ternyata tidak mampu membuat Isco tertarik.

Seperti diungkapkan oleh AS, mereka menyebutkan kalau Isco saat ini belum tertarik untuk merantau ke negara lain. Pemain 30 tahun ini masih ingin berada di zona nyaman dengan bermain di dalam negara sendiri, yaitu Liga Spanyol.

Sejak mendapatkan label pemain profesional, Isco memang belum pernah sekali pun membela tim diluar Spanyol. Dia mendapatkan debut profesionalnya pada tahun 2010 silam di Valencia. Setelah itu dia sempat berpindah-pindah klub di seputar Spanyol.

Karir bintang Isco didapat ketika dirinya berkarir bersama Malaga. Di klub ini dia mendapatkan gelar Golden Boy dan namanya mulai naik daun. Dia bahkan mampu mengalahkan nominasi lainnya seperti Thibaut Courtois dan juga El Shaarawy.

Pada tahun 2013 Real Madrid terkesan dengan potensi dan kemampuan dari Isco. Kemudian sang pemain diboyong ke Santiago Bernabeu dengan mahar senilai 30 juta Euro. Saat itu Isco menjadi rekrutan pertama dari Carlo Ancelotti yang juga menjadi pelatih baru skuad Los Merengues saat itu.

Peluang AC Milan Lebih Besar
Selama berkarir di Real Madrid Isco sempat menjadi bintang lapangan dan menjadi andalan di lini tengah tim utama. Dia tercatat sudah memainkan sebanyak 353 laga dari sembilan musim berkarir bersama Real Madrid. Dia juga mampu mencatatkan 53 gol serta 56 assist di semua kompetisi.

Hanya saja seiring berjalannya waktu, sang pemain mulai terpinggirkan. Terlebih lagi di era kedua dari kepelatihan Carlo Ancelotti, lini tengah lebih banyak dipercayakan kepada Toni Kroos, Eduardo Camavinga, dan juga Modric. Terlebih lagi Federico Valverde musim ini tercatat tampil cukup baik.

Minimnya kesempatan yang didapat Isco ternyata tercium oleh AC Milan yang kemudian memberinya tawaran untuk bergabung. Sebagai juara Liga Italia musim 2021/2022 ini, peluang AC Milan untuk mendapatkan Isco lebih besar dibandingkan Roma yang juga tertarik dengan sang pemain.

Sayangnya Isco masih belum berminat mencari tantangan baru dengan keluar dari Liga Spanyol. Sampai saat ini belum pasti kemana pelabuhan karir selanjutnya dari sang gelandang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here