Kalah Dari Persib, Eduardo Almeida Berjanji Akan Membawa Arema Memenangkan Sisa Laga

0
56

Debatbola.com – Arema FC semakin kesulitan untuk merebut gelar juara setelah dikalahkan Persib Bandung. Dengan kekalahan tersebut, pelatih Arema FC semakin berambisi untuk memenangkan sisa laga terakhir. Padahal Arema FC merupakan kandidat kuat untuk meraih gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2021/2022.

Dibobol Striker Mandul, Pelatih Arema Mengakui Kesalahan

Dalam laga matchday pekan 30 kemarin, Arema FC dikalahkan 1-2 oleh Persib Bandung. Hal tersebut menjadikan Arema FC semakin terpuruk dan Persib Bandung semakin dekat dengan juara. Padahal Arema FC merupakan tim yang sangat kuat dan pernah mencapai 23 laga tanpa kekalahan pada musim ini, namun berhasil dibobol oleh striker yang baru mencetak gol dalam musim ini.

Gawang Arema FC dibobol dengan cara yang sama dalam satu laga. Gol kemenangan dari Persib Bandung berasal dari tandukan Bruno Cantanhede, seorang striker jangkung Persib Bandung. Padahal pemain ini baru masuk pada babak kedua untuk menggantikan David da Silva yang ditarik keluar karena cedera. Apabila David da Silva tidak cedera, bisa saja Bruno tidak dimainkan Persib.

Menyikapi hal tersebut, pelatih Arema FC mengakui kesalahan dalam wawancaranya kemarin. Eduardo Almeida mengungkapkan bahwa dua gol dari proses yang sama yaitu crossing, disebabkan oleh kesalahan yang tidak membuang bola ke depan. Apabila bola langsung dibuang bisa saja hasil pertandingan akan berbeda.

Berjanji dan Bertanggung Jawab

Hal yang patut diapresiasi dari pelatih Arema adalah dirinya mau mengakui kesalahan dan tidak mencari alasan dengan menyalahkan pihak lain. Pria berusia 43 tahun tersebut tidak menyalahkan para pemain sektor sayap belakang. Padahal laju bola berasal dari pemain belakang yang gagal menghentikan bola. Dalam laga tersebut, terlihat pemain belakang tidak mampu menang duel dengan Bruno.

Eduardo Almeida berjanji akan membawa Arema FC memenangkan sisa laga terakhir. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawabnya dalam mengasuh anak-anak Singo Edan. Saat ini Eduardo Almeida tidak akan terus meratapi kekalahan Arema FC dari Persib Bandung. Karena hal ini yang akan membuat Arema FC sulit bangkit.

Kini Eduardo Almeida fokus untuk mengevaluasi dan memperbaiki kesalahan sebelumnya. Hal ini untuk mewujudkan ambisinya bahwa Arema FC akan memenangkan semua pertandingan di laga yang tersisa. Arema FC masih memiliki 4 laga tersisa, berhadapan dengan Bali United, Borneo FC, Persikabo 1973, dan PSM Makassar.

Posisi Arema FC Sekarang

KIni Arema FC berada di urutan 4 klasemen sementara BRI Liga 1. Seperti kebanyakan tim, Arema FC telah melakoni 30 laga berjalan. Dengan begitu, Arema FC masih menyisakan 4 laga. Dari 30 laga yang sudah dilakoni, Singo Edan berhasil meraih 16 kemenangan, 10 hasil seri, dan 4 kekalahan.

Dengan 58 poin yang ada, nampaknya Arema FC kesulitan meraih gelar juara liga musim ini. Pasalnya, di posisi puncak klasemen ada Bali United yang memiliki 63 poin. Selisih 5 poin bukanlah hal mudah untuk dicapai. Terlebih Bali United juga baru bertanding sebanyak 29 kali.

Sebenarnya Arema FC memiliki poin yang sama dengan Persebaya Surabaya yang berada di posisi 3 klasemen dan Bhayangkara yang berada di posisi 5 klasemen. Hanya saja, ketiganya memiliki perbedaan selisih gol. Persebaya Surabaya dengan +19 gol, Arema FC +17 gol, dan Bhayangkara +16 gol.

Apabila Eduardo Almeida berhasil memenuhi janjinya untuk membawa Arema FC memenangkan sisa laga, maka bisa saja Arema menjuarai Liga. Dengan catatan bahwa Bali United, Persib, dan Persebaya harus setidaknya kalah terus di 4 laga tersisa. Apabila itu tidak terpenuhi, tentu saja sangat tidak mungkin Arema FC menjadi juara liga musim ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here