5 Pemain Naturalisasi Tak Sesuai Ekspektasi

0
68

Debatbola.com – Saat ini sedang hangat diperbincangkan mengenai pemain-pemain yang akan dinaturalisasikan PSSI. Pemain naturalisasi bukanlah hal asing bagi persepakbolaan Indonesia. Pasalnya sudah sejak lama program naturalisasi dilakukan Indonesia. Namun apakah pemain naturalisasi selalu memberikan kontribusi yang berarti bagi Timnas? Sebagian besar iya, namun ada juga yang karirnya tidak bersinar karena penurunan performa.

Sebenarnya banyak faktor yang menjadikan pemain-pemain naturalisasi mengalami penurunan performa. Hingga pada akhirnya karirnya meredup, tidak bersinar lagi dan tidak digunakan Timnas Indonesia. Berikut ini ada 5 contoh pemain naturalisasi yang akhirnya tidak dipanggil Timnas Indonesia lagi:

1. Jhonny van Beukering

Pemain asal Belanda ini sebenarnya bermain cukup memuaskan di negara asalnya. Secara keseluruhan pemain ini telah bermain sebanyak 173 kali di liga Belanda Eredivisie dan Eerste Divisie. Bahkan pemain ini turut berkontribusi atas kemenangan klubnya dalam liga kasta dua Belanda sebanyak dua kali. Akhirnya pada tahun 2012 PSSI menaturalisasi Jhonny van Beukering untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Namun harapan Indonesia tidak sesuai dengan kenyataan karena pemain ini tidak terlalu berkontribusi dengan baik. Pada ajang Piala AFF 2012, pemain ini tidak bisa mencetak gol padahal posisinya sebagai penyerang. Pada akhirnya Jhonny van Beukering memutuskan untuk pensiun pada tahun 2019.

2. Diego Michiels

Diego Michiels merupakan pemain naturalisasi yang cukup populer di Indonesia. Pemain ini resmi menjadi WNI pada usianya yang masih muda yaitu 21 tahun pada tahun 2011. Diego Michiels termasuk pemain yang memiliki nilai lebih di ajang internasional bersama Indonesia.

Namun sayang masa keemasan Diego Michiels hanya mampu diraih pada level junior. Setelah memasuki Tim Nasional Senior, Diego Michiels mengalami penurunan performa. Bahkan sejauh ini Diego Michiels baru dimainkan 3 kali bersama Timnas Senior.

3. Bio Paulin

Bio Paulin merupakan pemain asing yang menjadi legenda sebuah klub lokal yaitu Persipura. Bersama klubnya, pemain asal Kamerun ini sudah meraih banyak gelar bergengsi di kancah nasional. Bio Paulin juga pernah berkontribusi untuk menjuarai Liga Indonesia. Pada akhirnya Bio Paulin dinaturalisasikan pada tahun 2015.

Namun sangat disayangkan, saat itu Indonesia harus dibekukan FIFA yang mengakibatkan semua pemain tidak bisa mengikuti kompetisi internasional. Semenjak itu, Bio Paulin tidak pernah dipanggil untuk memperkuat Indonesia, bahkan hingga pembekuan tersebut dicabut.

4. Toni Cussell

Pemain ini mendapatkan paspor Indonesia pada tahun 2012. Sama seperti beberapa pemain lain yang dinaturalisasikan 2012, Toni Cussel dipercaya Indonesia untuk menjadi bagian Timnas dalam ajang Piala AFF 2012. Setelah ajang AFF selesai, Toni Cussel sempat bermain untuk klub lokal, Barito Putera.

Namun sangat disayangkan, Toni Cussel mengalami penurunan performa secara bertahap. Padahal banyak sekali yang menggadang-gadang pemain ini akan menjadi bintang sepak bola Timnas hingga dunia. Hingga akhirnya Toni Cussel pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2019.

5. Ruben Wuarbanaran

Pemain ini mulai membela Timnas Indonesia pada tahun 2011 dalam ajang SEA Games setelah dirinya resmi memiliki paspor Indonesia. Saat itu Indonesia berkesempatan menjadi penyelenggara SEA Games 2011. Namun sangat disayangkan karir Ruben Wuarbanaran tidak bertahan lama bersama Timnas Indonesia U-23. Dalam ajang bergengsi tersebut, Ruben Wuarbanaran bermain tidak memuaskan.

Setelah SEA Games selesai, pemain ini sempat bermain untuk tim lokal yaitu Pelita Jaya selama satu musim 2011/2012. Namun sangat disayangkan, penampilannya tidak dapat diharapkan kala membela Pelita Jaya. Hingga akhirnya Ruben Pindah ke klub luar negeri. Terakhir kabarnya Ruben Wuarbanaran menjadi pemain cadangan klub kasta bawah liga Jerman.

Setiap pemain seharusnya mendapat apresiasi karena pernah membela Timnas Indonesia. Berjuang bersama untuk mengharumkan bangsa. Namun pada kenyataannya banyak pemain yang kurang diperhatikan Timnas karena performanya yang menurun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here