5 Momen Comeback Paling Mengesankan Sepanjang Sejarah Sepakbola Olimpiade

0

Debatbola.com – Sebagai olahraga yang paling diminati oleh seluruh warga dunia, sepakbola kerap menyajikan dramanya tersendiri. Salah satu drama yang kerap terjadi dalam dunia sepakbola adalah drama comeback. Di Olimpiade, sering pula terjadi beberapa momen comeback, dan beberapa di antaranya tercatat menjadi momen comeback paling spesial di ajang ini.

Sejumlah comeback yang terjadi dalam sepakbola Olimpiade bahkan masih dikenang sampai sekarang, salah satunya seperti saat Nigeria sukses menggondol medali emas pada 1996. Lalu, di antara sekian banyak momen comeback di sepakbola Olimpiade, momen comeback manakah yang paling spesial?

Belanda vs Swedia (Olimpiade 1920)

Ajang Olimpiade 1920 cabang olahraga sepakbola memang menyajikan banyak kejutan, dan salah satu kejutan itu hadir dalam bentuk laga Belanda vs Swedia. Pada laga yang berlangsung tanggal 29 Agustus 1920 itu, Belanda dan Swedia saling berbalas gol. Namun akhirnya, hasil skor di sbobet menyatakan Belanda berhasil menang dengan skor 5-4 lewat babak perpanjangan waktu.

Baru sepuluh menit, Belanda langsung unggul via gol Ber Groosjohan. Swedia membalas enam menit berselang lewat gol Herbert Karlsson. Albert Olsson membuat Swedia balik memimpin, tapi skor kembali sama usai gol Jaap Bulder. Skor masih seri 4-4, tetapi Belanda akhirnya mengunci kemenangan lewat gol Jan de Natris di menit ke-115.

Spanyol vs Australia (Olimpiade 1996)

Olimpiade 1996 juga menjadi salah satu turnamen yang menyajikan banyak drama, terutama drama comeback di cabang olahraga sepakbola. Laga Spanyol vs Australia di babak grup menjadi salah satu momen comeback yang menarik. Kala itu, tanggal 24 Juli 1996 di Orlando, Spanyol dan Australia sama-sama butuh kemenangan untuk lolos dari Grup B.

Australia secara mengejutkan berhasil membuat Spanyol tertinggal dua gol lewat brace Aurelio Vidmar. Jelang rehat, tim Matador sempat memperkecil ketertinggalan via gol Raúl. Momen comeback terjadi di babak kedua, di mana Spanyol akhirnya berbalik memenangkan laga lewat gol Santi Denia dan brace Raúl di detik-detik akhir pertandingan.

Polandia vs Spanyol (Olimpiade 1992)

Lagi-lagi, Spanyol menjadi aktor utama dibalik salah satu momen comeback paling mengesankan dalam sepakbola Olimpiade. Empat tahun sebelum mempecundangi Australia, Spanyol sudah lebih dulu memecundangi Polandia. Berkat comeback menyakitkan dengan hasil akhir 3-2, Spanyol pun menggondol medali emas pada turnamen tersebut.

Pertandingan final antara Polandia vs Spanyol yang digelar di Camp Nou, Barcelona berjalan sangat seru, dengan kedua tim saling berbalas gol. Polandia unggul lebih dulu pada menit ke-44, namun Spanyol berbalik unggul dengan dua gol pada menit ke-65 dan ke-72. Pada menit ke-76, Polandia menyamakan skor, tetapi Spanyol mencetak gol di menit 90 dan menang.

Hungaria vs Yugoslavia (Olimpiade 1964)

Salah satu laga sepakbola Olimpiade dengan gol terbanyak, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan laga lanjutan Grup B antara Hungaria menghadapi Yugoslavia. Saling balas gol terjadi di pertandingan ini. Lalu, Hungaria pada akhirnya keluar sebagai pemenang, via gol Tibor Csernai yang dicetak pada menit ke-63 laga.

Nigeria vs Argentina (Olimpiade 1996)

Momen comeback paling mengesankan dalam sepakbola Olimpiade barangkali terjadi dalam laga final Olimpiade 1996 antara Nigeria vs Argentina. Pada pertandingan tersebut, Argentina berhasil unggul lebih dulu. Namun Nigeria sukses lakukan comeback dan pada akhirnya sukses memenangi medali emas.

Laga baru berjalan tiga menit, Argentina sudah memimpin, tetapi Nigeria sukses samakan skor pada menit ke-28. Hernán Crespo membuat Argentina kembali memimpin lewat eksekusi penalti. Namun, Nigeria berhasil mencetak gol, masing-masing pada menit ke-74 dan menit ke-90 hingga akhirnya sukses memperoleh medali emas untuk kali pertama.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version