3. QPR Mendekati Keamanan di Championship

0
47

Debatbola.com – Dalam pertandingan yang menegangkan di Loftus Road, QPR berhasil mengalahkan Preston dengan skor tipis 1-0, memastikan hampir pasti keamanan mereka di divisi Championship. Gol kemenangan dicetak oleh penyerang asal Skotlandia, Lyndon Dykes, yang mengakhiri paceklik golnya dengan mencetak gol penting di babak pertama.

Momok degradasi semakin menjauh dari QPR dengan hasil ini, karena mereka mengumpulkan 50 poin, unggul enam poin dari zona merah. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, keunggulan gol yang mereka miliki membuat mereka hampir pasti aman, terutama jika pesaing terdekat mereka, Sheffield Wednesday, gagal meraih kemenangan dalam pertandingan mereka berikutnya.

Pertandingan dimulai dengan semangat tinggi dari kedua tim. QPR menunjukkan tekad mereka untuk meraih kemenangan, dengan pemain seperti Lucas Andersen dan Ilias Chair mencoba melepaskan tembakan yang mengancam gawang lawan. Namun, Preston juga tidak tinggal diam, dengan Liam Millar menguji kiper QPR, Asmir Begovic.

Meskipun demikian, momentum berada di pihak QPR ketika Lyndon Dykes memanfaatkan kesalahan dari kiper lawan. Freddie Woodman, kiper Preston, melakukan kesalahan yang fatal dengan membuang umpan silang Chris Willock, yang akhirnya disambar oleh Dykes untuk mencetak gol pertama pertandingan tersebut. Meskipun Woodman mencoba untuk menebus kesalahannya dengan beberapa penyelamatan penting, namun keberuntungannya tampak tidak berpihak saat dia kembali melakukan kesalahan yang hampir berujung pada gol bagi QPR.

Preston mencoba untuk mengejar ketertinggalan mereka, namun pertahanan rapat dari QPR membuat mereka sulit untuk menciptakan peluang yang berbahaya. Meskipun demikian, pertandingan tidak berlangsung tanpa kontroversi, dengan QPR mengajukan protes keras atas ketidakdiberian penalti oleh wasit setelah umpan silang Ilias Chair mengenai tangan salah satu pemain belakang Preston.

Namun pada akhirnya, kemenangan itu menjadi milik QPR, yang berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang berbunyi. Prestasi ini menjadi tambahan yang membanggakan bagi manajer baru mereka, Marti Cifuentes, yang berhasil mengubah nasib tim tersebut sejak mengambil alih tanggung jawab pada akhir Oktober. Dengan keunggulan poin yang cukup dan performa yang solid, QPR kini hampir dapat memastikan keberadaan mereka di divisi Championship untuk musim yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here