3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Nganggur Karena Belum Memiliki Klub

0
28

Debatbola.com – Membela Timnas Indonesia adalah impian seluruh pemain Indonesia, bahkan banyak anak-anak yang hobi dengan permainan si kulit bundar juga memiliki keinginan yang sama. Permainan paling digemari di Indonesia ini memang kerap menghadirkan euforia lebih dibanding olahraga lainnya. 

Sebuah kehormatan jika diberi kesempatan untuk membela lambang Garuda di dada. Namun, semua itu harus dibarengi dengan kerja keras setiap pemain agar mendapat tempat di skuat utama Timnas Indonesia. 

3 Pemain Top Timnas Indonesia Belum Punya Klub

Indonesia tidak pernah kehabisan talenta terbaik negeri untuk membela Timnas. Bahkan, sejumlah pemain Timnas sudah banyak yang menjajal karier di luar negeri untuk mengembangkan bakatnya. Keberadaan mereka di sana tentu untuk berbagi pengalaman bagi pemain lainnya yang masih berkarier di dalam negeri.

Meski demikian, terdapat beberapa pemain yang hingga saat ini belum memiliki klub untuk meningkatkan jam terbang mereka. Tercatat ada tiga pemain top berlabel Timnas yang belum memiliki klub, yaitu: 

Egy Maulana Vikri

Karier Egy di Eropa dimulai ketika membela Lechia Gdansk. Beberapa tahun kemudian, dia berkesempatan meningkatkan jam terbang setelah direkrut FK Senica, klub asal Slovakia. 

Kehadiran Egy bersama FK Senica terbilang cukup impresif. Musim lalu, ia tampil gemilang dan menjadi motor permainan klub melalui gol dan assist yang diciptakannya. Senica pun melonjak ke papan atas liga dibanding musim-musim sebelumnya. 

Sayang, krisis finansial menjadi kendala Egy untuk meneruskan karier bersama klub asal Slovakia tersebut. Hasilnya, Egy Maulana Vikri memutuskan kontraknya dan mencari petualangan baru bersama klub lain, meski hingga saat ini belum menemukannya. 

Sebenarnya Egy sempat digemborkan bergabung bersama Tim Macan Kemayoran. Namun, dia menegaskan bahwa akan berusaha tetap berkarier di Eropa seperti impiannya sejak dulu. Sang agen Dusan Bogdanovic menambahkan bahwa telah ada klub yang menghubunginya, salah satu dari klub asal Polandia, Wisla Krakow. 

Bagus Kahfi 

Kehebatan Bagus Kahfi sebagai predator di depan gawang lawan tidak perlu diragukan lagi. Bagus Kahfi adalah sosok striker lokal yang diharapkan sebagai suksesor setelah era Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas. Dia menjadi pemain jebolan Garuda Select generasi pertama dan kedua yang terbilang sukses. 

Pada 5 Februari 2021, Bagus Kahfi dikontrak FC Utrecht dengan kontrak pendek. Di sana, dia bermain untuk Jong Utrecht. Bagus melakukan debutnya tiga bulan berselang saat melawan SC Telstar pada Sportpack Zoudenbalch Veld.

Meski begitu, kariernya tak begitu cemerlang karena jarang mendapat kesempatan bermain dan sering dilanda cedera. Setengah musim kemudian, kontraknya pun habis dan tak diperpanjang pihak klub. Bagus kembali ke Tanah Air sembari menunggu ada klub lain yang merekrutnya. 

Belakangan, Bagus mengatakan baru saja menjalani trial bersama klub yang berkompetisi di kasta tertinggi liga Yunani, Asteras Tripolis. Di sana, dia melakukan trial selama dua minggu. Lebih lanjut, Bagus berkata bahwa dirinya akan kembali berkarier di Eropa karena ada kabar baik dari Asteras Tripolis. 

Witan Sulaeman

Beberapa hari lalu, pemuda asal Palu ini resmi meninggalkan klub Polandia, Lechia Gdansk. Witan Sulaeman membela klub tersebut sejak 2021. Kabar tersebut pun dikonfirmasi pihak klub bahwa sang pemain telah mengakhiri kontraknya. 

Witan hengkang dari klub karena kesulitan menembus skuat utama. Sejak bergabung pada September tahun lalu, dia sama sekali belum pernah mendapatkan menit bermain. Musim lalu pun Witan dipinjamkan ke FK Senica dan bermain bersama Egy Maulana. 

Bersama klub Slovakia tersebut, Witan mampu tampil gemilang dengan mengemas 4 gol dari 12 pertandingan. Namun, faktor finansial klub yang bermasalah membuat dirinya harus kembali ke Polandia. Menarik melihat ke manakah Witan akan berlabuh, sebab klub lokal Persija Jakarta tertarik mendatangkan pemain Timnas ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here